✆ Chat via WhatsApp

Ini Dia Pernikahan Adat Jawa Yang Wajib Kamu Ketahui

Sudah pernah mengamati prosesi pernikahan dengan istiadat Jawa? Upacaranya memang nampak amat sakral dan menarik. Sayangnya, sebagian orang mengukurnya ribet. Panjang.

Meskipun, terdapat makna pada kembali simbol & jenjang-jenjang dalam prosesi hal yang demikian lho. Apa saja? Berikut IDNtimes bagi cerita wacana makna simbol-simbol dalam pernikahan adat Jawa.

1. Siraman: Membersihkan diri menjelang “acara” akbar.

Sebelum memulai upacara pernikahan, pengantin melakukan siraman dari kata siram (mandi). Telor ini dimaksudkan untuk membersihkan diri ke 2 pengantin sebelum melakukan upacara yang sakral. Ada tujuh orang yang akan menyiramkan air pada calon pengantin. Tujuh di sini dalam Bahasa Jawa adalah “pitu” adalah pitulungan (pertolongan) pada calon pengantin.

2. Midodareni: Simbol malam yang baik buat bersilaturahmi.

Silaturahmi antara kedua famili besar adalah famili mempelai laki-laki berkunjung ke tempat tinggal mempelai perempuan . Malam Midodareni diadakan semalam sebelum upacara pernikahan dimulai keesokan harinya. Malam Midodareni dianggap sebagai malam yang baik yang dimaknai sebagai turunnya para bidadari.

3. Injak Telor: Dimaknai kemauan & lambang kesetiaan.

Telor dimaknai sebagai kemauan supaya pengantin memiliki keturunan yg merupakan pertanda cinta kasih berdua. Bagian menginjak telor, pengantin wanita akan membasuh kaki pengantin pria yang merupakan lambang kesetiaan seseorang istri dalam suaminya.

4. Sikepan Sindur: Tali kasih yg erat dan tak terpisahkan.

Sikepan Sindur dilakukan sesudah injak telor merupakan memrentangkan kain atau sindur kepada ke 2 mempelai sang ibu buat kemudian berjalan menuju ke pelaminan. Bagian ini melambangkan kemauan menurut orang tua agar kedua mempelai senantiasa erat karena sudah dipersatukan. Ayah akan memberi nasehat ke 2 mempelai dengan berjalan membatasi sindur hal yg demikian.

5. Pangkuan: Berbagi kasih yg adil.

Kedua mempelai duduk di pangkuan sang ayah mempelai wanita. Pengantin wanita duduk di sebelah paha kiri ayah & laki-laki disebelah kanan paha ayah. Bagian upacara ini memperlihatkan bahwa kelak ke 2 mempelai akan memiliki keturunan dan diharapkan dapat membuatkan kasih sayang yang adil misalnya sang ayah. Bagian ini jua bermakna menimbang yg dimaksud tak terdapat perbedaan afeksi buat buah hati dan menantu.

6. Kacar Kucur: Lambang menurut kesejahteraan dalam tempat tinggal tangga.

Mempelai pria akan mengucurkan sebuah kantong yg diisi dengan biji-bijian, uang receh dan beras kuning ke pangkuan perempuan . Telor ini bermakna bahwa tugas suami adalah mencari nafkah dan istri yg mengelolanya. Bagian ini adalah lambang berdasarkan kesejahteraan dalam tempat tinggal tangga.

7. Dulang-dulangan: Saling menolong & rukun.

Adapula bagian prosesi yang disebut dengan Dahar Klimah atau dulang-dulangan (suap-menyuapi). Kedua mempelai akan saling menyuapi sebanyak 3 kali & program ini mempunyai kemauan agar ke 2 mempelai senantiasa rukun dan saling tolong menolong pada menempuh hayati baru sebagai keluarga.

8. Sungkeman: Bakti dalam ayah & bunda atau sesepuh.

Sungkeman adalah bukti atau wujud menurut penghormatan pada orang tua & sesepuh. Sungkeman dilakukan pada orang tua dan diteruskan pada sesepuh yang lainnya. Prosesi ini merupakan hal yang amat ditunggu-tunggu oleh ke 2 pengantin buat menerima ridho dari orang tua buat menjalani kehidupan yang baru beserta pasangan.

9. Janur kuning: Biasanya mendapatkan sinar yg baik.

Pasti kita kerap kali mendengar janur kuning yaa. Dimana janur kuning merupakan gerbang buat menjelang resepsi pernikahan. Janur “Jalarane Nur” yg maknanya agar pernikahan hal yang demikian menerima sinar atau kesadaran untuk rumah tangga yang baru. Janur Kuning jua dimaksudkan buat menandai adanya acara dan menyingkirkan hal-hal yang tidak diperlukan terjadi.

10. Kembar mayang: Makna akan tiap kemauan baik buat rumah tangga nanti.

Rangkaian janur, daun & ornamen-ornamen lainnya dan mempunyai makna-makna yang tidak sinkron. Terdapat ornamen janur yg disusun keris bermakna pengantin semestinya pandai & berhati-hati dan bijaksana pada menjalani kehidupan. Terdapat pula ornamen burung yang melambangkan motivasi yang tinggi dalam menjalani hayati.

11. Tarub: Kemakmuran & kemauan.

Kini buat menampakan bahwa keluarga sedang mengadakan program dan keluarga yg memiliki hajatan hal yang demikian akan memiliki hak-haknya. Meskipun, famili hal yg demikian akan diberikan jalan, tarub berisi beragam jenis tumbuhan yang masing-masing memiliki makna. Tarub sendiri mempunyai lambang kemakmuran & kemauan bagi keluarga baru.

Kalian telah paham sebagian makna yang terdapat pada pulang prosesi pernikahan & hiasan pada acara pernikahan. Mungkin terkesan “ribet” tetapi maknanya pada lho.

Pernikahan adat jawa modern biaya pengertian hijab sunda padi pada temu manten upacara panggih pengantin dalam bahasa syarat nikah solo persiapan mitoni pasangan suap suapan filosofi mantu midodareni acara tradisi sembagani asok tukon makalah mantenan timur malang

Insiprasi Memilih Baju Couple Keluarga Lengkap
Pakaian Muslim Couple Keluarga – Desain kostum muslim couple famili ini hadir dengan
250+ Gambar Model Rok Panjang Terbaru 2019
Model Rok Panjang – Model Rok Span Panjang waktu ini sangat poly di
260+ Gambar Insiprasi Model Kebaya Wisuda 2019
Wisuda merupakan peristiwa berharga yang poly dinanti-nantikan, oleh karenanya kebanyakan orang akan total
Contoh Model Baju Terbaru 2018 Cocok Untuk Lebaran
Selamat datang, bertemu kembali di situs ini. Model Baju Terbaru 2018 yaitu topik

Tinggalkan pesan "Ini Dia Pernikahan Adat Jawa Yang Wajib Kamu Ketahui"